MENGENAL BAGIAN-BAGIAN MESIN MOTOR BAKAR INTERNAL DUA TAK DAN EMPAT TAK
(Laporan Praktikum Mekanisasi Pertanian)
Oleh :
JURKANI
E1A213070
Kelompok 3
PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
BANJARBARU
2015
PENDAHULUAN
Latar
Belakang
Mesin merupakan suatu alat yang dapat merubah energi panas yang dihasilkan dari
proses pembakaran bahan bakar menjadi tenaga gerak sehingga memungkinkan suatu
alat bisa bergerak. mesin merupakan alat yang dapat membantu
kegiatan manusia sehingga pekerjaan yang biasanya membutuhkan tenaga dan waktu
yang lebih lama menjadi lebih cepat dan mudah dikerjakan dengan menggunakan
mesin (Nawawi, 2001).
Motor bakar merupakan salah satu sumber tenaga
penggerak yang banyak dipakai di bidang pertanian. Motor bakar banyak dipakai
pada berbagai pemanfaatan, antara lain: traktor, pompa air, bengkel pertanian,
gilingan padi / gabah / beras, penggerak pada mesin-mesin pengolah hasil
pertanian, sarana angkut di perkebunan untuk pengangkutan alat, bahan, dan
hasil pertanian (Smith, 2003).
Motor bakar adalah mesin yang menggunakan energi termal untuk melakukan kerja mekanik yaitu dengan cara
mengubah energi kimia dari bahan bakar menjadi energi panas dan menggunakan
energi tersebut menjadi kerja mekanik (gerak). Dilihat dari proses
pembakarannya motor
bakar dibagi menjadi 2:
1. mesin pembakaran luar.
2. mesin pembakaran dalam (Daryanto,
2003).
Mesin pembakaran luar dimana proses pembakaran terjadi diluar mesin itu
sendiri, sehingga untuk melaksanakan pembakaran digunakan mesin itu sendiri,
panas dari bahan bakar sendiri tidak diubah menjadi tenaga gerak tetapi
terlebih dahulu melalui media perantara baru kemudian diubah menjadi tenaga
mekanik. Sedangkan mesin pembakaran dalam dimana proses pembakaran bahan
bakarnya terjadi didalam mesin itu sendiri sehingga panas dari hasil pembakaran
langsung bisa diubah menjadi tenaga mekanik (Hamim, 2010).
Sistim yang ada pada sebuah motor terdiri atas
sistem bahan bakar, sistim pelumasan, dan sistim pendingin. Motor dibedakan
dari proses kerjanya yaitu motor empat (4) takt dan motor 2 takt. Sedangkan
berdasarkan penyalaan bahan bakarnya motor juga dibedakan menjadi 2 yaitu motor
bensin dan motor diesel. Motor bensin dan motor diesel bekerja dengan torak
bolak balik (naik turun pada motor gerak). Keduanya bekerja pada prinsip 4
langkah dan prinsip ini umumnya digunakan pada teknik mobil. Untuk motor dengan
penyalaan busi disebut motor bensin dengan menggunakan bahan bakar
bensin(premium), sedangkan untuk motor diesel menggunakan bahan bakar solar
atau minyak diesel
Tujuan
Tujuan
dari praktikum ini adalah untuk mengenal,
memahami, menunjukkan, serta menggambarkan bagian-bagian dari motor bakar
internal 2 tak dan 4 tak dengan baik dan benar.
ALAT
DAN METODE
Alat
Alat
Alat-alat yang digunakan pada praktikum ini adalah :
1.
Alat tulis
2.
Kertas
HVS
3.
Penghapus
4.
Mesin
4 tak
5.
Mesin
2 tak
Waktu dan Tempat
Praktikum
ini dilaksanakan pada hari Senin,
tanggal 09 Maret 2015 pada
pukul 15.30-17.30 di Mekanisasi Pertanian BDP
Fakultas
Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru.
Metode
1.
Gambarkan
bagian-bagian mesin diesel.
2.
Tunjukkan
bagian-bagian mesin seperti: kepala silinder, busi, klep masuk, klep keluar,
piston, pegas torak, penumbuk klep, blok silinder, poros nok, batang torak,
karter dan poros engkol.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil
Berdasarkan
praktikum yang telah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut:
Tabel 1.
Bagian-bagian komponen motor bakar 4 tak.
|
Gambar
|
Keterangan
|
|
|
1.
Klep keluar
2.
Saluran masuk
3.
Saluran keluar
4.
Torak/Piston
5.
Cincin/ring torak
6.
Poros engkol
7.
Ruang bakar
8.
Pena torak
9.
Batang torak
10. Engkol
11. Klep masuk
|
Pembahasan
Mesin 2 tak adalah mesin
pembakaran dalam yg dalam satu siklus pembakaran terjadi dua langkah piston, berbeda
dg putaran 4 tak yg mempunyai empat langkah piston dalam satu siklus pembakaran
,meskipun keempat proses (intake, kompresi, tenaga
dan pembuangan) juga terjadi.
Langkah kerja pertama mesin 2 tak yaitu piston bergerak dari TMA ke TMB adalah pada saat piston
bergerak dari TMA ke TMB, maka akan menekan ruang bilas yang berada di bawah
piston. Semakin jauh piston meninggalkan TMA menuju TMB, tekanan di ruang bilas
semakin meningkat. Pada titik tertentu, piston (ring piston) akan melewati lubang pembuangan
gas dan lubang pemasukan gas. Posisi masing-masing lubang tergantung dari desain perancang. Umumnya ring piston akan melewati
lubang pembuangan terlebih dahulu. Pada saat ring piston melewati lubang pembuangan ,gas di dalam ruang bakar
keluar melalui lubang pembuangan. Pada saat ring piston melewati lubang pemasukan ,gas yg tertekan dalam
ruang bilas akan terpompa masuk dalam ruang bakar sekaligus mendorong gas yg
ada dalam ruang bakar keluar melalui lubang pembuangan. Piston terus menekan ruang bilas
sampai titik TMB, sekaligus memompa gas dalam ruang bilas masuk ke dalam ruang
bakar.
Langkah kerja kedua mesin 2 tak yaitu piston bergerak TMB ke TMA, maka akan menghisap gas hasil percampuran udara,
bahan bakar dan pelumas masuk ke dalam ruang bilas. Percampuran ini dilakukan
oleh karburator atau sistem injeksi. Saat melewati lubang pemasukan dan lubang
pembuangan, piston akan mengkompresi gas yg terjebak dalam ruang bakar. Piston
akan terus mengkompresi gas dalam ruang bakar sampai TMA. Beberapa saat sebelum piston
sampai di TMA, busi menyala untuk membakar gas dalam ruang bakar. Waktu nyala
busi sebelum piston sampai TMA dengan tujuan agar puncak tekanan dalam ruang
bakar akibat pembakaran terjadi saat piston mulai bergerak dari TMA ke TMB
karena proses pembakaran sendiri memerlukan waktu dari mulai nyala busi sampai
gas terbakar dengan sempurna.
Mesin 4 tak adalah sebuah mesin
dimana untuk menghasilkan sebuah tenaga memerlukan empat proses langkah naik turun
piston, langkah
pertama yaitu penghisapan dimana torak bergerak ke bawah, dimulai dari TMA
sampai ke TMB. Katub isap terbuka dan katub buang tertutup, sehingga campuran
udara dan bahan bakar masuk ke dalam silinder melalui katub hisap.
Langkah kedua yaitu kompresi dimana torak bergerak ke atas, dari TMB menuju ke
TMA katub hisap dan katub buang kedua-duanya
dalam keadaan tertutup, sehingga campuran udara dan bahan bakar dimanfaatkan
dimana tekanan dan temperaturnya naik. Langkah ketiga yaitu usaha dimana busi
akan memberikan loncatan bunga api sehingga terjadi proses pembakaran antara
campuran udara dan bahan bakar. Langkah keempat yaitu pembuangan sisa-sisa
pembakaran dimana torak bergerak ke atas sehingga mendorong sisa-sisa
pembakaran keluar silinder melalui katub pembuang dan saluran pembuang.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Dari hasil pengamatan yang telah dilakukan dapat diambil
kesimpulan antara lain sebagai berikut:
1.
Pada mesin 2
tak, dalam satu kali putaran poros engkol (crankshaft) terjadi satu kali proses
pembakaran sedangkan pada mesin 4 tak, sekali proses pembakaran terjadi dalam
dua kali putaran poros engkol .
2.
Pada mesin 4
tak, memerlukan mekanisme katup dalam
bekerja dengan fungsi membuka dan menutup lubang pemasukan dan lubang
pembuangan, sedangkan pada mesin 2 tak, piston dan ring piston berfungsi untuk
menbuka dan menutup lubang pemasukan dan lubang pembuangan.
3.
Lubang
pemasukan dan lubang pembuangan pada mesin 2 tak terdapat pada dinding silinder
,sedangkan pada mesin 4 tak terdapat pada kepala silinder (cylinder head).
Saran
Sebaiknya
di dalam pelaksanaan praktikum ini waktu yang telah ditetapkan digunakan
sebaik-baiknya sehingga praktikum dapat berjalan sesuai dengan apa yang
diinginkan.
DAFTAR
PUSTAKA
Arismunandar,
2005.Penggerak Mula Motor Bakar torak.
Tiga Serangkai. Jakarta
Daryanto, 2003. Motor Bakar Untuk
Mobil. Cetakan ke: 6. Jakarta: PT. Asdi Mahasatya
Hamim, et
al., 2010. “Tugas Akhir : Rekalkulasi Mesin Diesel 4- Tak Multi
Silinder”. Program Studi Diploma III Teknik Mesin, Fakultas Teknik.
Semarang : Universitas Diponegoro
Nawawi Gunawan, Ir., MS. 2001. Pengenalan Alat Dan Mesin Pertanian.
Departemen Pendidikan Nasional Proyek Pengembangan Sistem Dan Standar
Pengelolaan Smk. Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan. Jakarta
Smith dan
Wilkes, 2003.Mesin dan Peralata
\n Usaha Tani.Tiga
Serangkai. Jakarta
DAFTAR ISI
Halaman
DAFTAR ISI.............................................................................................. i
DAFTAR TABEL....................................................................................... ii
PENDAHULUAN...................................................................................... 1
Latar Belakang............................................................................. 1
Tujuan.......................................................................................... 2
BAHAN DAN
METODE............................................................................ 3
Alat................................................................................... 3
Waktu dan Tempat....................................................................... 3
Metode......................................................................................... 3
HASIL DAN
PEMBAHASAN.................................................................... 4
Hasil............................................................................................. 4
Pembahasan................................................................................. 4
KESIMPULAN .......................................................................................... 9
Saran............................................................................................
9
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................. 10
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1. Bagian-bagian komponen
motor bakar 4 tak................................... 4

Tidak ada komentar:
Posting Komentar